Minggu, 01 Juni 2014

TUGAS 5





Tugas ke- 5 Bahasa Indonesia membuat jurnal. jurnal juga dapat dilihat disini -----> klik disini

untuk melihat jurnal kelompok dapat dilihat di link berikut:
http://bahasakelompok3jurnal.blogspot.com



DETEKSI DAN ANALISIS INDIKASI KEGAGALAN
TRANSFORMATOR DENGAN METODE ANALISIS GAS TERLARUT

Rahmat  Hardityo
Alumni Jurusan Teknik Elektro Universitas Indonesia ( 2008 )
Ir. Agus R. Utomo, MT
Dosen Jurusan Teknik Elektro Universitas Indonesia
Arman Mulia
Mahasiswa Jurusan Teknik Elektro Universitas Negeri Jakarta Angkatan 2012

ABSTRACT
A problem that always occur when a power transformer is being operated failure, both termal fault and/or electrical fault. Thermal failure and electrical failure generally produce some gasses that known as fault gasses. Most of power transformers are usually using oil insulator that has functions as transformer cooler and as a solvent material to dissolve those fault gasses. Identifying type and quantity of those gasses will gave us some information about indication of failure that occur in transformer unit. A method to identify and analyze fault gasses that dissolved in transformer oil is known as DGA – Dissolve Gas Analysis.

This paper presents about how DGA testing can identify fault indikator that occur  in transformer. Several oils samples are taken from oil insulator in a power  transformer , and then those samples are tested by using DGA analyzer device . The result is some data that show concentration value of fault gasses. Transformer and oil insulator being tested are in fresh condition . After  receive some data then some analysis method are applied  to distinguish fault indicator that occur in power transformer that have been tested.

Earlier  data shows that transformer is breakdown in a severe level. This condition is indicated from the high values of some gasses, such as ethylene , carbon monoxide, and carbon dioxide. As the oil temperature increase , concentration values from fault gasses are also increase . This condition is not supposed to be happened because both transformer and oil insulator are i fresh condition.
 Keyword : DGA , Transformer Oil, Fault , Dissolve Gas.


PENDAHULUAN
Tranformator merupakan salah satu bagian paling penting dalam suatu sistem tenaga listrik yang berfungsi untuk mengkonversi daya tanpa mengubah frekuensi listrik, Namun transformator seringkali menjadi peralatan listrik yang kurag diperhatikan dan tidak diberikan perawatan yang memadai.
Transformator daya memerlukan berbagai macam pengujian isolator , baik pengujian isolator padat maupun isolator minyak. Pengujian fisik dilakukan dengan menguji bahan isolasi padat dan belitan trafo, sedangkan pengujian minyak umumnya dilakukan dengan menguji karakteristik minyak isolator . Seiring perkembangan teknologi ditemukan metode alternatif untuk melakukan pengujian minyak , yaitu dengan metode pengujian dan analisis jumlah gas yang terlarut pada minyak transformator atau yang dikenal dengan metode DGA ( Dissolve Gas Analysis ).
Kegagalan termal pada transformator berpendingin minyak biasanya menghasilkan gas - gas yang mudah terbakar ( combustible gas ) seperti hidrogen , metana , etilen , asetilen , dan karbon monoksida yang dikenal dengan istilah fault gas . gas - gas ini umumnya tidak terdeteksi melalui pengujian karakteristik minyak. Metode pengujian DGA akan mengeditenfikasi jenis dan jumlah dari fault gas .
Transformator disebut peralatan statis karena tidak ada bagian yang berputar ,tidak seperti motor dan generator. Secara sederhana ,transformator dapat dibagi menjadi tiga bagian ,yaitu lilitan primer , lilitan sekunder , dan inti besi .
METODE PENELITIAN
Metodologi penelitian yang dilakukan dalam skripsi ini adalah dengan studi literatur mengenai transformator , minyak trafo , pengujian DGA , dan anlisis berdasarkan data hasil uji DGA . Pengujian DGA dilakukuan pada sebuah transformator daya , dan selanjutnya dilakukan  berbagai analisis untuk jenis kegagaln yang muncul dan berbagai indikasi yang menyebabkan munculnya kegagalan tersebut.
DASAR TEORI
Salah satu bagian penting dari sistem tenaga lstrik adalah transformator yang disebut sebagai transformator daya atau  power transformer . Transformator daya dapat didefinisikan sebagai sebuah transformator yang digunakan untuk memindahkan energi listrik yang terletak di berbagai bagian dari rangkaian listrik antara generator dengan rangkaian primer dari sistem distribusi.
Pengoperasian transformator daya tidak terlepas dari adanya daya-daya yang hilang ,daya-daya yang hilang ini terkonversi dalam bentuk panas. Panas timbul pada bagian inti , belitan , minyak isolator , dan tangki transformator . Panas yang timbul ini biasanya akan dibuang ke atmosfer / lingkungan sekitar melalui tangki transfomator dan sistem pendingin . sistem pendinnginn pada transformator digunakan untuk mengurangi panas dan menjaga kenaikan temperatur agar tetap berada dibawah batasan tertentu.
Isolator merupakan suatu sifat bahan yang mampu untuk memisahkan dua buah penghantar atau lebih yang berdekatan untuk mencegah adanya kebocoran arus/hubung singkat , maupu sebagai pelindung mekanis dari kerusakan yang diakibatkan oleh korosif atu stressing.
Minyak isolator transformator dapat dibedakan atas dua jenis , yaitu minyak mineral dan minyak sintetik. Pemilihan jenis minyak didasarkan pada keadaan lingkungan dimana transformator digunakan .
PEMBAHASAN  
DGA secara harfiah dapat diartikan sebagai analisis kondisi transformator yang dilakukan berdasarkan jumlah gas terlarut pada minyak trafo. DGA pada dunia industri dikenal juga sebagai tes darah atau  blood test pada transformator.Dua metode pada pengujian DGA yang digunakan untuk mengekstrak  fault gas yang terlarut pada minyak trafo, yaitu metode Gas Chromotograph ( GC ) dan   metode  Photo-Acoustic Spectroscopy ( PAS ) .
HASIL PENELITIAN
Objek yang diuji dan dianalisis merupakan sebuah unit transformator daya pada Pusat Listrik Tenaga Panas Bumi ( PLTP ) yang berlokasi didaerah Kamojang, Jawa Barat. Unit yang diujikan merupakan transformator yang baru dan belum pernah dioperasikan . berdasarkan data-data yang sudah diperoleh  maka dapat diambil kesimpulan bahwa transformator yang diujikan sebenarnya tidak mengalami kerusakan ataupun kegagalan dalam tingkat yang parah . Nilai konsentrasi gas etilen , karbon monksida dan karbon dioksida yang tinggi dapt saja diakibatkan oleh proses perangkaian da pemvakuman transformator serta proses pengisian minyak yang tidak sesuai dengan prosedur.
KESIMPULAN
Kenaikan nilai konsentrasi fault gas  sebanding dengan kenaikan temperatur minyak.jika kenaikan temperatur minyak dilanjutkan dengan penurunan temperatur , maka nilai konsentrasi fault gas  cenderung tetap. Tingginya konsentrasi gas etilen ,karbon monoksida dan karbon dioksida disebabkan adanya proses perangkaian , pemvakuman transformator serta pengisian minyak isolator yang tidak sesuai dengan prosedur.
DAFTAR PUSTAKA
1.      Paul Gill. 1998. Electrical Power Equipment Maintenance and Testing. New York: Marcel Dekker.
3.      www.kelman.co.uk  diakses 18 Desember 2007.
4.      Rao S.1996. Power Transformer and Special Transformer (  Principle and Practice) .  New Delhi : Khanna Publishers.



TUGAS 4

Tugas E-learning
oleh :
Arman Mulia (5115122589)
Prodi Pendidikan Teknik Elektro UNJ

Arman Mulia sebagai guru matematika membuat materi ajar yang dapat di unduh di blog ini. Silahkan klik -----> ayo belajar matematika atau bisa lewat google doc------> materi matematika
Untuk mengetahui seberapa paham siswa tentang materi yang dipelajari sudah disiapkan pula evaluasi belajar berupa soal. Silahkan klik -------> soal matematika atau bisa lewat google doc -------> soal matematika

materi dan soal-soal juga dapat diunduh lewat www.edmodo.com
 dengan cara sebagai berikut :

1. sign up sebagai student


2. join ke group belajar matematika kelompok dengan kode k6ijtu



3. kerjakan soal-soalnya 

selamat belajar :)

TUGAS 3



1.  Pilihan Kata Dan Kalimat Efektif


Kalimat Tidak Efektif




Kalimat  Efektif
1.      Untuk menghasilkan saluran distribusi dengan  kualitas tegangan yang baik ,serta rugi-rugi daya yang kecil dapat dilakukan rekonfigurasi jaringan serta pergantingan kabel yang tepat.

1.      Untuk  menghasilkan saluran distribusi dengan kualitas tegangan yang baik dan rugi-rugi daya yang kecil dapat dilakukan rekonfigurasi jaringan pengantian kabel yang tepat.

2.      Penurunan rugi-rugi daya penghantar dengan cara mengubah ukuran penghantar keukuran yang lebih besar.Agar didapat nilai resistansi yang lebih rendah.

2.      Penurunan rugi-rugi daya penghantar dengan cara mengubah ukuran penghantar keukuran yang lebih besar sehingga didapat nilai resistansi yang lebih rendah.

3.      Rugi-rugi daya minimal yang dapat diraih dengan konfigurasi nomor 3 menghasilkan reduksi rugi-rugi daya sebesar 10,8 kW.

3.      Rugi-rugi daya minimal yang dapat diraih dengan konfigurasi nomor 3 menghasilkan reduksi  sebesar 10,8 kW.

4.      Kapasitas yang didapatkan dari hasil perhitungan harus disesuaikan dengan kapasitor standar yang tersedia,dapat dilihat pada standar IEEE Std 18-2002,untuk kapasitor daya paralel.

4.      Kapasitas yang didapatkan dari hasil perhitungan harus disesuaikan dengan kapasitor standar yang tersedia, untuk kapasitor daya parale.dapat dilihat pada standar IEEE Std 18-2002.

5.      Skripsi ini disusun dengan menggunakan metoda studi literatur,simulasi menggunakan perangkat lunak ETAP 4.0.0.C dan perhitungan.

5.      Skripsi ini disusun dengan menggunakan metoda studi literatur,dengan menggunakan simulasi perangkat lunak ETAP 4.0.0.C dan perhitungan.

6.      Tegangan dapat dihasilkan dari berbagi macam cara termasuk reaksi kimia baterai,penghantar yang bergerak melalui medan magnet yang bergerak.



6.      Tegangan dapat dihasilkan dari berbagai macam cara, termasuk reaksi kimia baterai dan penghantar yang bergerak melalui medan magnet yang bergerak.

7.      Dengan memasukkan nilai-nilai rms dari tegangan dan arus dapat diperoleh daya.P atau daya rata-rata juga disebut daya nyata (real power).


7.      Dengan memasukkan nilai-nilai rms dari tegangan dan arus dapat diperoleh daya rata-rata  atau disebut juga daya nyata (real power).

8.      Biasanya generator mensuplai beban-beban berfasa tiga yang seimbang,yan berarti bahwa pada ketiga fasa tersebut terdapat tiga beban yang identik.

8.      Biasanya generator mensuplai beban-beban berfasa tiga yang seimbang,ini berarti bahwa pada ketiga fasa tersebut terdapat tiga beban yang identik.

9.      Rangkaian ekivalen dari generator berfasa tiga trdiri dari sebuah emf terhubung seri denagn impedansi Zg yang terdiri dari sebuah tahanan dan sebuah reaktansi induktif.

9.      Rangkaian ekivalen dari generator berfasa tiga terdiri dari sebuah emf yang terhubung seri denagn impedansi Zg yang terdiri dari sebuah tahanan dan sebuah reaktansi induktif.

10.  Motor induksi tiga phasa  mempunyai dua komponen utama yaitu stasionery stator dan bagian yang berputar atau rotor.

10.  Motor induksi tiga phasa  mempunyai dua komponen utama, yaitu stasionery stator dan bagian yang berputar (rotor).






2. Pembentukan Istilah




5 ISTILAH DI BIDANG TEKNIK ELEKTRO YANG BERASAL DARI BAHASA ASING

1.      Istilah asing yang diserap/diterjemahkan :  Kabel
Istilah asingnya : cable ( Bahasa Belanda)
Kaidah yang digunakan : c di muka a,u,o,dan k menjadi k
Arti dan makna secara istilah : Kawat penghantar listrik berisolasi tunggal dapat juga dua atau lebih kawat berisolasi;bersama-sama merupakan satu

2.      Istilah asing yang diserap/diterjemahkan :  Aki
Istilah asingnya : Accu( Bahasa Belanda)
Kaidah yang digunakan : cc di muka o,u,dan konsonan menjadi k
Arti dan makna secara istilah : sebuah sel atau elemen sekunder dan merupakan sumber arus listrik searah yang dapat mengubah energi kimia menjadi energi listrik

3.      Istilah asing yang diserap/diterjemahkan : Dinamo
Istilah asingnya : Dynamo ( Bahasa Inggris )
Kaidah yang digunakan : y  menjadi i jika lafalnya i
Arti dan makna secara istilah :

4.      Istilah asing yang diserap/diterjemahkan :  Mesin
Istilah asingnya : Machine ( Bahasa Inggris )
Kaidah yang digunakan : ch  yang lafalnya s atau sy menjadi s
Arti dan makna secara istilah :

5.      Istilah asing yang diserap/diterjemahkan :
Istilah asingnya :
Kaidah yang digunakan :
Arti dan makna secara istilah :







TUGAS 2

1. Membuat Blog Lengkap dengan Identitasnya


Nama               :  Arman Mulia
No. Reg           :  5115122589
Prodi               :  Pendidikan Teknik Elektro 2012 Reguler
E-mail              : armanmuliapulungan@gmail.com
Mata Kuliah    :  Bahasa Indonesia semester 100
Dosen              :  Dr. Bambang Dharma Putra, M.Pd.
Hari kuliah      :  Kamis, jam ke-1 


2. Mengerjakan tugas 1 Bahasa Indonesia

TUGAS 1 BAHASA INDONESIA

PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN FLOWCHART TERHADAP HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA (K3)
( Suatu Studi Eksperimen pada siswa kelas X Jurusan Teknik Instalasi Tenaga Listrik di SMKN 26 Jakarta)
Arman Mulia
5115122589

Kerangka Karangan Skripsi
BAB I
PENDAHULUAN
A.     Latar Belakang
B.     identifikasi Masalah
C.     Perumusan Masalah
D.     Tujuan Penelitian
E.      Kegunaan Penelitian

BAB II
KERANGKA TEORITIS, KERANGKA BERPIKIR DAN HIPOTESIS PENELITIAN
A.     Kerangka Teoritis
1.      Hakikat Media Pembelajaran
a.       Pengertian Media
b.      Pengertian Pembelajaran
2.      Flowchart
a.       Simbol-simbol Flowchart
b.      Jenis-jenis Flowchart
3.      Hakikat Hasil Belajar
a.       Ranah Kognitif
b.      Ranah Afektif
c.       Ranah Psikomotor
1)      Faktor-faktor Internal
2)      Faktor-faktor Eksternal
4.      Hakikat Keselamatan Kerja
a.       Kesehatan dan Keselamatan Kerja
b.      Pertolongan Pertama
1)      Pendahuluan
2)      Penanganan pada kecelakaan kerja dibengkel
3)      Penanganan Luka Bakar

B.     Kerangka Berpikir
C.     Hipotesis Penelitian

BAB III
METODOLOGI PENELITIAN
A.   Tujuan Penelitian
B.   Waktu dan Tempat Penelitian
C.   Metode Penelitian
D.   Rancangan Penelitian
E.    Variable Penelitian
F.    Prosedur Penelitian
G.   Bahan dan Alat
H.   Tahapan Penelitian
I.      Instrumen Penelitian
J.     Teknik Analisis Data
K.  Analisis Data Hipotesis Penelitian
BAB IV
HASIL PENELITIAN
A.     Deskripsi Data
a.       Hasil Belajar Kesehatan dan Keselamatan Kerja dengan menggunakan media pembelajaran flowchart
b.      Hasil Belajar Kesehatan dan Keselamatan Kerja tanpa menggunakan  media pembelajaran flowchart
c.       Persyaratan Pengujian Data
1)      Uji Normalitas
2)      Uji Homogenitas
3)      Uji Hipotesis
d.      Interpretasi Hasil Penelitian
e.       Keterbatasan Penelitian

BAB V
KESIMPULAN, IMPLIKASI DAN SARAN
A.     Kesimpulan
B.     Implikasi
C.     Saran


Komentar singkat terhadap isi skripsi :
Skripsi ini menjelaskan tentang pengaruh media pembelajaran flowchart terhadap hasil belajar mata pelajaran kesehatan dan keselamatan kerja di SMKN 26 Jakarta Jurusan Teknik Instalasi  Tenaga listrik. Dengan penelitian yang berhasil membuktikan adanya pengaruh media pembelajaran flowchart kepada peserta didik dalam mendapatkan hasil belajar yang lebih baik meskipun masih terdapat beberapa kelemahan dalam pengumpulan datanya.




Artikel pembanding :

Sumber :
isi skripsi:
sekolah adalah sebuah lembaga yang dirancang untuk pengajaran siswa(atau”murid”)dibawah pengawasan guru.
Hasil unduhan :
Sekolah adalah tempat didikan bagi anak anak. tujuan dari sekolah adalah mengajar tentang mengajarkan anak untuk menjadi anak yang mampu memajukan bangsa .Sekolah  adalah sebuah lembaga yang dirancang untuk pengajaran siswa / murid di bawah pengawasan guru. Sebagian besar negara memiliki sistem pendidikan formal, yang umumnya wajib.
http://id.wikipedia.org/wiki/sekolah ( diunduh pada jam 16.21  tanggal  27 Februari 2011)
Sumber :
Eveline siregar dan Hartini nara . 2007.Buku ajar Teori Belajar dan Pembelajaran.
Universitas Negeri Jakarta.hlm.131
Isi skripsi :
Penempatan adalah untuk menempatkan peserta didik yang sesuai dengan kemampuan /potensi mereka.Instrumen yang digunakan antara lain readness test ,aptitude test, pre-test,dan teknik-teknik observasi.

Sumber :
Himpunan  Peraturan Perundangan Kesehatan Kerja.UURI No.1 Tahun 1970 tentang  Keselamatan  Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Prov. DKI Jakarta.hlm.15
Isi skripsi :
Menyesuaikan dan menyempurnakan pengamanan pada pekerjaan yang bahaya kecelakaannya menjadi bertambah tinggi.
Sumber  :
Oemar Bakri’s blog.html.diunduh pada jam 14.20 tanggal 29 September 2011
Isi skripsi :
Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode eksperimen yakni suatu mode dengan memberikan treatment (perlakuan ) yang berbeda ,maka reaksi yang terjadi akan berbeda

Sumber  :
A.Suhaenan Suparmo.2000.Membangun Kompetensi Belajar.Jakarta : Dirjendikti,Depdikbud.
Isi skripsi :
Ranah psikomotorik meliputi keterampilan motorik,manipulasi benda-benda,dan koordinasi nuromuscular.